Home » Berita Umum » Pasar Pengkol, Pasar Rakyat Berkonsep Modern di Jepara

Pasar Pengkol, Pasar Rakyat Berkonsep Modern di Jepara

Warga Jepara kini memiliki pasar rakyat berkonsep modern yang nyaman dan repesentatif. Berdiri di Kelurahan Pengkol, pasar yang dibangun oleh Kementerian Perdagangan RI, diresmikan Jum’at (21/1) oleh Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Sihard Hadjopan Pohan, bersama Pelaksana tugas (Plt) Bupati Jepara, Ihwan Sudrajat.

Sihard Hadjopan Pohan mengatakan, pasar rakyat Pengkol yang dia resmikan merupakan revitalisasi lama. Pihaknya melakukan pembangunan, pemberdayaan dan peningkatan kualitas pengelolaan pasar rakyat, dalam rangka peningkatan daya saing tumbuhnya pasar jenis ini sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi nasional. “Pemerintah mencanangkan pembangunann sebanyak 5.000 pasar rakyat dalam jangka waktu 5 tahun,” ujarnya.

Dia berharap pasar yang sudah dibangun ini, dapat dipelihara dan dikelola secara konsisten dan berkelanjutan, Dia juga meminta agar pasar ini senantiasa dimanfaatkan, tetap dijaga, dan dipelihara sebaik-baiknya, sehingga kegiatan usaha para pedagang terus berkembang dan memberikan kenyamaan para pengunjung serta para pedagang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Inah Nuroniah mengatakan, revitalisasi pasar rakyat mencakup bangunan seluas 943 meter persegi menggunakan dana Tugas Pembantuan (TP) Kemendag RI Tahun 2016, sebesar hamper Rp. 58 milyar.

“Sebelum direvitalisasi, pasar Pengkol hanya memiliki jumlah 4 los kayu dan 1 los baja dengan jumlah pedagang 65 orang. Mereka terdiri dari konveksi, sepatu, aksesoris, sembako, sayur, daging, tahu, tempe, ikan bakso, dan bengkel,” katanya.

Setelah direvitalisai Pasar Rakyat Pengkol memiliki kios sejumlah 38 unit, dengan rincian 13 unit kios depan dan 25 unit kios dalam. Bangunan lapak meja granit berjumlah 34 meja. Sarana pendukung dan penunjang di pasar dua lantai ini, terdiri dari enam unit toilet, serta masing-masing satu unit musholla, ruang pengelola, ruang kesehatan, ruang ibu menyusui, ruang penitipan anak, dan ruang tunggu.

Plt. Bupati Jepara, Ihwan Sudrajat dalam sambutanya mengatakan, dibangunnya pasar rakyat berkonsep modern dapat meningkatkan daya saing pasar rakyat atau tradisional dengan toko modern. Selama ini pasar rakyat identik dengan sebuah lokasi perdagangan yang kumuh, semrawut, kotor, dan merupakan sumber kemacetan lalu lintas, sehingga masyarakat lebih memilih pasar modern seperti super market untuk berbelanja.

“Dengan dibangunnya Pasar Pengkol menjadi Pasar Rakyat dengan konsep modern, diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk berbelanja, sehingga adanya peningkatan angka transaksi jual beli yang berdampak kepada peningkatan perekonomian masyarakat dan bisa memberikan kesejahteraan,” kata Ihwan Sudrjat.

Usai memberikan sambutan, Ihwan Sudrajat, menandatangani prasasti dilanjutkan dengan penendatanganan hak menempati kios dan los pasar antara Disperindag atas nama Pemkab Jepara dengan pedagang pasar. Kemudian dilanjutkan penyerahan kunci secara simbolis oleh Plt. Bupati kepada pedagang. Pasar Rakyat yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara. (DKI/AchPr)