Home » Berita Umum » Komisi II DPR RI Pantau Pilkada Jepara

Komisi II DPR RI Pantau Pilkada Jepara

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengecek kesiapan pelaksanaan Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) serentak 2017, termasuk di Jepara. Di kota ukir, rombongan diterima langsung Sekda Jepara, Sholih, Senin (23/1) siang, di pendapa Kabupaten Jepara. Hadir dalam kesempatan itu Ketua KPU Haydar Fitri, Ketua Panwaslu Jepara M. Arifin dan para pejabat terkait.

Dipimpin Wakil Ketua Komisi II Fandi Utomo dan Ahmad Riza Patria, terdapat 17 orang yang berkunjung ke Jepara. Fandi Utomo mengatakan kunjungan ke Jepara untuk memastikan kesiapan pemerintah dan penyelenggara pemilu dalam pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Jepara. Mereka menaruh perhatian penting karena di Jepara dua paslon berasal dari incumbent. Komisi II merasa berkepentingan untuk melihat apa yang harus diberikan atau perhatian khusus, agar pelaksanaan Pilkada Jepara berjalan tertib, lancar, aman sesui perundang-undangan. Selain itu, Komisi II ingin memastikan segala keketentuan terkait pelanggaran money politik agar bisa ditegakkan di Jepara.

“Syukur bisa digalakkan upaya prefetif dan pencegahan” paparnya.

Sekda Jepara, Sholih, mengatakan hingga menjelang masa pencoblosan pelaksaaan Pilkada Jepara berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Pemkab juga telah memberikan dukungan penuh, termasuk sosialisasi partisipasi, edaran netralitas PNS, serta hibah anggaran APBD kepada penyelenggara dan pengamanan Pilbup.

KPU Kabupaten Jepara, sampai saat ini sudah mencairkan dana sejumlah Rp. 25,5 M, adapun sisanya sejumlah Rp. 35,232 juta akan diajukan pencairannya di akhir bulan Januari 2017. Panwaslu Jepara sudah mencairkan angaran Rp. 4,2 milyar atau seratur persen dari dana yang dialokasikan. Sementara Polres Jepara melakukan pencairan Rp. 2,4 milyar, menyisakan anggarann Rp. 56,2 juta yang akan dicairkan akhir Januari 2017. Selanjutnya Kodim 0719/Jepara sudah melakukan pencairan seluruh dana yang diangarkan sejumlah Rp. 500 juta.

“Selain itu, setiap kecamatan dialokasikan sebesar Rp. 10 juta dalam APBD tahun 2017 untuk menunjang kegiatan Pilbup 2017,” ujar Sholih.

Ketua KPU Jepara Haydar Fitri mengatakan semua tahapan Pilkada Jepara sudah dilaksanakan sejak bulan Agustus 2016. Tidak ada proses sengketa dalam proses pencalonan. Sampai saat ini KPU masih berkonsentrasi untuk pemenuhan produksi untuk logistik pelaksanan dan penghitungan suara di TPS. Termasuk mengantisipasi pemilih yang ada di Puskesmas/rumah sakit dan Lembaga Pemasyarakatan. “Kami terus berupaya untuk mengakomodir pemilih, agar mendongkark partisipasinya dalam pilkada nanti” paparnya. (Dian Ar)