Home » Berita Umum » Bulog Ditarget Serap 30 Ribu Ton Gabah Jepara

Bulog Ditarget Serap 30 Ribu Ton Gabah Jepara

Sebanyak 30 ribu ton lebih gabah petani tahun ini ditargetkan bisa diserap oleh Badan Urusan Logistik (Bulog). Jumlah itu lebih banyak dibandingkan dengan target tahun lalu. Program Serab Gabah Petani (Sergap) diharapkan mampu mencapai target itu.

Wakil Kepala Bulog Subdivre II Pati Fauzan Dipo menjelaskan, tahun ini gabah dari petani di Jepara ditargetkan masuk ke Bulog total sebanyak 30.665 ton. Sementara tahun lalu hanya ditarget sebanyak 25.286 ton, tapi mampu terealisasi sebanyak 36.552 ribu ton lebih. “Dari target itu, hingga 10 Maret kemarin sudah ada 2.167 ton gabah yang kami,” beber Fauzan, Senin (13/3), dalam Rakor Penyerapan Gabah Petani di Pendapa Kabupaten Jepara.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi meminta agar padi hasil panen petani Jepara yang tiap tahunnya naik dibeli dengan harga yang sesuai dan stabil. Pasalnya, petani di Jepara tidak cukup memiliki ketahanan untuk bisa mendapatkan harga yang pantas. Hal tersebut disampaikan Bupati dihadapan 498 peserta terdiri dari, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kodim 0719 Jepara, Tim Penggerak PKK Jepara, Koramil kecamatan, Babinsa, Camat, Petinggi, Penyuluh pertanian se-Kabupaten Jepara, Bulog sub Divre II Pati, serta BRI cabang Jepara.

Ahmad Marzuqi menyontohkan, memasuki musim panen padi MT I (Januari – Maret) kemarin, harga gabah di tingkat petani mengalami penurunan dari kisaran Rp 3.400 – Rp 4.600/kilogram, menjadi hanya Rp 3.000 – Rp 3.500/kilogram. Bahkan pada pertengahan Februari kemarin, harganya sempat terjun bebas ke angka Rp 2.000/kilogram.

“Saya meminta kepada Bulog Subdivre II Pati untuk dapat menyerap panen padi di beberapa tempat di Jepara dengan harga yang wajar, minimal Rp 3.700/kg, sesuai amanat Permentan nomor 03 tahun 2017 tentang harga Pembelian Gabah oleh Bulog di Luar Kualitas,” kata Ahmad Marzuqi.

Sementara itu, Komandan Kodim 0719 Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki melalui Kepala Staf Kodim Mayor Inf Kadarusman menuturkan, sebagai mitra dalam program penyerapan gabah ini, pihaknya sudah membagi tugas hingga di tingkat Koramil. Untuk Maret ini, tiap Koramil harus berhasil menyerap gabah sebanyak 24,2 ton/hari. “Untuk April dan Mei, ditargetkan mampu menyerap 16,8 dan 16,4 ton/hari untuk tiap Koramil,” kata Kadarusman.

 

Sebelumnya pada awal acara, dilakukan Penandatangan kesepakatan bersama tentang peningkatan ketahanan pangan dan gizi keluarga, melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan, antara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara Achid Setiawan dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jepara Chuzaimah Marzuqi dan disaksikan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. (AchPr)