Home » Berita Umum » KWARCAB JEPARA GELAR RUJ DAN SARASEHAN

KWARCAB JEPARA GELAR RUJ DAN SARASEHAN

TAHUNAN – Pukul 20.12 menjelang hari Pramuka 14 Agustus 2017, Ratusan anggota Praja Muda Karana (Pramuka) Dewasa yang terdiri dari pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab), Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Kwartir Ranting (Kwarran), Pembina, Pramuka Penegak dan Pandega serta perwakilan Satuan Karya (SAKA), mengikuti Renungan dan Ulang Janji (RUJ) yang dipandu langsung oleh Ketua Mabicab Ahmad Marzuqi, SE serta dilanjutkan dengan sarasehan menjelang Hari Pramuka Ke-56 di SMA Negeri 1 Tahunan, Kwarran Tahunan, Kwarcab Jepara, Minggu (13/08/2017) malam.

Upacara RUJ yang dilakukan dengan formasi melingkar tersebut bertempat di Lapangan Sepakbola SMA. Usai peserta upacara RUJ saling memberi hormat yang dipimpin oleh Pemimpin Upacara renungan. Rangkaian acara dilanjut penyalaan api Dasa Dharma, sebagai simbol sepuluh Dharma Pramuka yang perlu dihayati, ditanamkan dan diamalkan oleh anggota Pramuka, juga sebagai simbol semangat kaum muda Indonesia yang menyala-nyala. Sepuluh api Dasa Dharma tersebut dibawa oleh pembawa obor dari Pramuka Penegak, dengan langkah yang mantap mereka maju ketengah satu per satu menyalakan obor. Secara berurutan Dasa Dharma Pramuka diucapkan, disertai nyala obor dalam sikap sempurna yang menerangi segenap peserta upacara. Tidak lama kemudian, Pasukan pembawa Sang Merah Putih memasuki arena upacara renungan dan menempatkan diri di tengah arena dengan mengambil posisi sebelah kanan depan Pembina Upacara.

Ketua Mabicab Ahmad Marzuqi selaku Pembina Upacara mengajak kepada peserta upacara renungan untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia yang diberikan. “Kakak-kakak dan adik-adik, warga Gerakan Pramuka yang berbahagia. Pada malam yang berbahagia ini, marilah kita bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua,” ucapnya saat membacakan naskah ulang janji.

 

Ahmad Marzuqi mengajak bersama-sama untuk membulatkan tekat dan mengobarkan semangat dalam meneruskan perjuangan dan pengabdian demi tujuan bangsa. “Setelah kita merengungkan bersama akan perjalanan perjuangan dan pengabdian kita (warga Gerakan Pramuka –pen), maka pada kesempatan yang baik ini marilah kita semua sebagai Pandu Indonesia membulatkan tekad, mengorbankan semangat untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian itu demi tercapainya tujuan bangsa, yakni masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila,” ujar Ketua Mabicab Jepara.

Sebelum melanjutkan pelaksanaan ulang janji, Ia mengajak menundukkan kepala bersama, untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar apa yang di satya-kan bersama mendapat ridho dan bimbingan-Nya.

Dilanjutkan, “Marilah kita pegang Sang Merah Putih yang ada di pundak kita, dengan maksud agar selama jantung kita masih berdetak, kita akan selalu ingat, bahwa dipundak kita, dipercayakan tugas dan tanggungjawab untuk melaksanakan janji Pramuka Indonesia, Tri Satya,” ajak Pembina Upacara RUJ yang diikuti seluruh peserta.

Hingga akhir kegiatan, RUJ berlangsung dengan khidmat, dan diakhiri pembacaan doa serta menyanyikan lagu Padamu Negeri dan Syukur. (*)

**) Sarasehan

Usai renungan, seluruh peserta beranjak menuju lantai dua Gedung SMA, untuk melanjutkan rangkaian acara selanjutanya yakni sarasehan ramah tamah.

Pada sambutan laporannya, Ketua Harian Kwarcab, Drs. Suliyono, MM menyampaikan saat ini Kwarcab Jepara telah melaksanakan berbagai macam pembinaan dan pelatihan guna menambah jumlah tenaga pembina agar dapat mencapai jumlah ideal. “Program kami yang pertama adalah melakukan pelatihan-pelatihan pramuka. Kemarin baru saja mengadakan kursus pembina Pramuka mahir tingkat dasar yang pertama adalah di Kwarran Mlonggo. Kemudian di Balekambang dengan jumlah 300 santri, ini kami berikan materi tentang kepramukaan. Yang terakhir ini adalah kerjasama dengan salah satu perguruan tinggi di Kudus kita gabung ke Jepara untuk diberi materi tentang kepramukaan,” ujar Suliyono.

Dikatakannya, dirinya mempunyai keinginan untuk mewujudkan Kabupaten Jepara sebagai Kabupaten Pramuka. “Saya berobsesi selama menjadi Kwarcab bahwa Jepara harus menjadi Kabupaten Pramuka,” katanya.

Meski masih ada kekurangan dalam berbagai hal, Suliyono mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Jepara, sebab Sanggar Pramuka dan Bumi Perkemahan (Buper) Pramuka telah mendapatkan alokasi dana dari APDB, sehingga cukup representatif untuk kegiatan-kegiatan kepramukaan.

Sementara itu, Ahmad Marzuqi didampingi anggota mabicab menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada pengurus gerakan pramuka se-Kwarcab Jepara atas segala pengabdian dan dedikasi dalam membina generasi Pramuka Pramuka serta terselenggaranya kegiatan-kegaitan kepramukaan.

Diharapkannya, melalui Renungan dan Ulang Janji, dapat menjadi evaluasi dalam menumbuhkan semangat, guna pencapaian cita-cita seperti yang termuat dalam Dasa Dharma Pramuka. Salah satunya Dasa Dharma yang ke dua yakni cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia. “Setelah kita percaya bahwa ada kekuatan yang Maha Besar, Kita harus cinta terhadap alam, karena alam di ciptakan untuk kita, jika alam tidak kita jaga akan terjadi bencana dan itu akan menjadi sebuah tragedi kemanusiaan. Kasih sayang sesama manusia akan menciptakan sebuah perdamaian, dan Hanya kedamaian inilah manusia bisa hidup dengan rasa aman dan tentram,” terang Ketua Mabicab.

Diakhir sambutannya ia mengajak bersama-sama membangun dan mengupayakan Jepara menjadi daerah yang maju, rakyatnya diberi tambahan ilmu serta perhiasan ilmu yaitu tawadhu dan sopan santun.

Usai sambutan-sambutan, acara sarasehan dilanjutkan doa bersama kemudian pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur oleh Ketua Mabicab diserahkan kepada perwakilan Pramuka Penegak putra dan putri, dan dilanjutkan acara hiburan.

Rangkaian kegiatan malam tersebut merupakan serangkaian peringatan HUT Pramuka ke-56 tingkat kabupaten Jepara, dimana sebagai puncak acaranya berupa pelaksanaan upacara bendera keesokan harinya, Senin (14/8) di  Lapangan Tahunan. (** DiskominfoJepara|AchPr