Home » Berita Umum » HUT SMA NEGERI 1 JEPARA KE-54, BUPATI APRESIASI PENSI GeKAES XXI

HUT SMA NEGERI 1 JEPARA KE-54, BUPATI APRESIASI PENSI GeKAES XXI

JEPARA – Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, SE menyambut baik serta memberikan apresiasi yang besar atas terlaksananya Pentas Seni (Pensi) Gebyar Kreasi, Apresiasi dan Ekspresi Seni (GeKAES) ke-21 yang digelar di Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 1 Jepara, Senin (11/9/2017). Hal ini dikatakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda), Ir. Sujarot saat dipanggung utama saat membacakan sambutan Bupati, yang tidak bisa hadir karena bersamaan dengan kegaitan kedinasan lain di Pendapa Kabupaten.

Selain Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda, tampak hadir pada pagi itu perwakilan Badan Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) wilayah 2 Pati, Drs. Waluyo, MM., Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jepara Udik Agus Dwi Wahyudi, M.Pd., Ketua Komite Sekolah Drs. Bambang Santoso, MM beserta segenap pengurus komite SMA Negeri 1 Jepara, Guru dan karyawan SMA Negeri 1 Jepara, tamu undangan dari sponsor pendukung acara GeKAES, para pemenang lomba dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) SMA Negeri 1 Jepara, alumni SMA Negeri 1 Jepara, dan para siswa SMA Negeri 1 Jepara.

            Menurut Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, kegiatan GeKAES yang sudah dilaksanakan sebanyak 21 kali di tahun ini merupakan sebuah prestasi dalam mempertahankan sebuah kegiatan positif. “Karena bukanlah hal yang mudah untuk mempertahankan sebuah kegiatan positif yang mampu menjadi ajang kreatifitas bagi penyaluran minat dan bakat remaja dalam rentang waktu yang cukup lama,” ujarnya.

Disebutkannya, sudah sepantasnya apresiasi diberikan dan berharap Pensi ini menjadi kegiatan rutin setiap tahun. Pada era yang semakin maju dan kompleks seperti saat ini, katanya, generasi muda memikul tugas berat dalam ikut serta menentukan arah kehidupan bangsa. “Jika kita tidak bjak dalam memanfaatkannya, maka berbagai hal negatif serta kerugian yang akan kita peroleh,” tutur Bupati.

Lebih lanjut dikatakan Ahmad Marzuqi ajang Pensi ini juga diharapkan menjadi satu sarana untuk melestarikan budaya daerah. Hal ini menjadi sangat penting, khussnya di zaman sekarang ini dimana arus budaya barat terus menggerus budaya daerah. Yang tentunya secara tidak langsung hal tersebut akan mempengaruhi karakter bangsa. “Sehingga melalui pentas seni ini, merupakan upaya untuk kembali mencintai dan melestarikan budaya bangsa sendiri. Maka jangan sampai kekayaan budaya dan kesenian kita dicuri oleh bangsa lain yang tidak bertanggungjawab,” imbuh Ahmad Marzuqi.

Sementara itu perwakilan BP2MK wilayah 2 Pati, Drs. Waluyo, MM meyakini bahwa prestasi SMA Negeri 1 Jepara setiap tahun mengalami peningkatan baik prestasi akademik maupun non akademik. “SMA Negeri 1 Jepara yang telah berusian lebih dari setengah abad ini, sudah banyak prestasi-prestasi yang diperoleh, baik akademik maupun non akademik,” katanya.

Dikatakan Waluyo, untuk prestasi akademik sudah banyak sekali. Disebutkanya selama 54 tahun SMA Negeri 1 Jepara telah mampu meningkatkan lulusannya begitu juga dengan prestasinya. “Sehingga hampir setiap tahun SMA ini lulusannya semakin meningkat, tidak hanya 100 persen tetapi semakin meningkat. Bahkan banyak dari peserta didiknya setelah lulus langsung diterima di Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta ternama,” sebutnya.

Karenanya lanjut Waluyo, diharapkan para peserta didik tidak henti-hentinya meningkatkan presatasinya tersebut. “Sehingga pada hari ini anak-anakku bisa mementaskan berbagai kegiatan prestasi non akademik pada kesempatan yang baik ini. untuk itu diharapkan untuk terus meningkatkan prestasi dibergai bidang akadenik maupun non akademik,” ujarnya.

Pihaknya yang selaku perwakilan BP2MK dimana BP2MK wilayah 2 pati membawahi 5 kabupaten yakni, Pati, Rembang, Blora, Kudus, dan Jepara mengingatkan bahwa mulai awal tahun 2017, SMA dan SMK yang semula dikelola oleh kabupaten mulai Januari tahun ini dikelola provinsi, segala sesuatunya dikelola provinsi. “Untuk itu segala sesuatu kegaitan urusan memang harus melalui BP2MK, yang mana BP2MK adalah sebagai tangan panjang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah,” pungkas Waluyo.

Senada dikatakan Waluyo, Kepala SMA Negeri 1 Jepara, Udik Agus Dwi Wahyudi, M.Pd juga menyebutkan, meski secara struktural SMA Negeri 1 Jepara dibawah pengelolaan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, namun sebagai warga Jepara dan aset Jepara. Maka kami (SMA Negeri 1 Jepara) tetap bekerjasama dan saling mendukung dan menghormati. “Terutama jika ada prestasi yang kami raih, itu bukan semata-mata prestasi sekolah, tetapi prestasi pemerintah dan segenap masyarakat di Kabupaten Jepara,” ujarnya.

Udik mengatakan, Pensi GeKAES dimaksudkan agar siswa dapat mengembangkan bakat yang ada pada diri masing-masing. Acara ini juga sebagai bentuk meningkatkan kepercayaan diri para pelajar. Selain program pendidikan yang disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku, para siswa juga diajarkan untuk membangkitkan kebiasaan peduli kepada lingkungan. Baik di sekolah maupun di lingkungan rumah. “Bakat setiap pelajar berbeda, itu perlu dikembangkan dan disalurkan. Kita membina mereka melalui latihan yang disiplin melalui berbagai ekstra kulikuler disekolah, sehingga walau masih muda, para siswa dapat menunjukkan bakat melalui pentas seni,” kata Kepala SMA Negeri 1 Jepara.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Jepara yang serahkan kepada Kepala SMA Negeri 1 Jepara kemudian diberikan kepada ketua panitia GeKAES XXI, dan dilanjutkan pengumuman juara event dan penyerahan hadiah. (DiskominfoJepara|AchPr)